AjidWorld

June 20, 2006

lelaki yang menangis….

Filed under: tentang hidup

Seorang laki berambut gondrong, berteriak sepuasnya di tengah jalan yang ramai! Dia tidak gila, badannya penuh tato, jalannya juga sudah miring, di tangannya kanannya tergepal sebuah botol hijau yang isinya tinggal separuh! Dia menjegal orang-orang yang ada di depannya, mengajak berkelahi! Tapi tak ada satupun yang berani, bahkan tak ada satupun orang yang berani bertatap mata denganya! Sebelumnya dia sempat meninju wajah seorang bapak karena mencoba menasehatinya! Dia semakin ganas ketika teman-temannya yang juga sudah teler memanas-manasinya! "ayo..Siapa yang berani? Ayo maju!" katanya sambil menendang meja si penjual apel! Tak ada yang menghentikannya, lebih tepat lagi tak ada yang berani! Dia meneguk lagi minuman yang di pegangnya! Satu tegukan, dua, tiga, dan, "ah..Anjing kalian semua… Hahaha" dia memaki semua orang yang ada di jalan itu! Di lemparnya botol itu ke mobil yang melintas hingga kaca mobil itu pecah! Entah kenapa Pengemudinya diam saja, malah langsung pergi begitu saja! Yang aku dengar setiap hari kerjaan laki-lagi itu begitu! Yang aku tahu, dia adalah preman yang paling bengis, ganas, sadis, dan kurang ajar serta paling ditakuti di kompleks itu! Hingga suatu waktu, ketika dia sedang mabuk, dia mencoba mencium paksa seorang gadis yang kebetulan lewat! Banyak orang yang melihat kejadian itu, tapi tak ada yang berani menghentikan! Gadis itu menangis, dia berusaha melepaskan dirinya dari pelukan laki-laki itu! Semakin keras teriakan gadis itu, tiba-tiba…. "plakkk…." pipi laki itu di tempeleng oleh seseorang dari belakang! Semua terkejut! Tangis gadis itu terhenti, karena laki-laki itu pun terdiam! Hatinya terbakar! Matanya membesar, gigi atas dan bawahnya bersatu, dia marah besar, perlahan dia membalikkan tubuhnya ke arah orang yang menamparnya dengan lagak ingin membalas tamparan orang tersebut! Tapi apa yang terjadi? Tangan yang sebelumnya akan memukul, jadi tak berdaya, matanya mengecil, giginya meregang, rautnya berubah! Ternyata yang menempeleng tadi hanyalah seorang wanita tua! Tapi betapa beraninya nenek itu? Bagaimana kalau laki-laki itu nekat memukulnya? Tidak mungkin, karena laki-laki itu kini menunduk, tak berani memandang wajah nenek itu! Semua terdiam, tak ada yang bergerak, sunyi! Smua mata tertuju pada laki-laki yang menunduk itu dan si nenek dengan matanya yang melotot marah! Tiba-tiba laki-laki itu bersuara dengan suara sedikit berserak, "ma…Mama… Maafkan aku…" dia memeluk kaki nenek itu sambil menangis…!

Kesepian…

Filed under: tentang hidup

Sudah tengah malam, tapi anak kecil itu belum juga pulang kerumah! Di lorong gelap dia terduduk lesu, mau menangis, tapi tak bisa! Dia sedih bukan karna kedinginan, juga bukan karena kelaparan!
Di ujung lorong tiba-tiba berdiri ibu dan bapak yang terus memanggilx!
"anakku..Cepat kesini.. Ibu rindu kamu…" kata sang ibu!
Sementara anak itu tetap terdiam memandangnya.
"anakku..Peluk ayah.. Kemari nak… Ini ibu dan ayahmu!" sang bapak membujuk tapi tak berani mendekati anak itu!
"ma…Pa.. Aku juga rindu kalian… Tapi.." kata-kata anak itu terhenti, tangisnya kini sempurna!
Semakin bapak dan ibu bersuara, semakin keras tangis anak itu!
Belakangan anak itu tertidur, dan bulan pun berganti shift dengan matahari!
Masih ada sedikit air mata ketika anak itu bngun, seperti tak terjadi apa-apa, dia bergegas ke pasar menjual kantung plastik yang tergantung di badanya sejak minggu lalu!
Dia tidak sekolah, dia bekerja! Sehari-harinya dia begitu!
Terus ayah ibunya?
"sudah tiada, dia sebatang kara"
Terus yang tadi malam itu?
"itu hanya bayangan, setiap malam bayangan itu datang menghiburnya! Dia pun menangis setiap malam, karena ingin memeluk bayangan itu tapi dia takut karena ketika disentuh bayangan itu menghilang!"

untuk kita….

Filed under: tentang hidup

Aku menepi, Dekat dengan Tempat d mana akan terlihat..
Tapi masih Meraba dengan daya yang tak percaya…
Cuma satu sandaran yang terlapis oleh ingin!
Tidak lebih dan harus selalu teryakinkan…
Teriakkan aku..
Elukkan diriku..
Agar dapat kudengar dimana tubuhmu bersandar!
Aku hanya sedikit melambat, karena berjalan diatas kerikil kaca!
Teriakkan lagi…
Lebih terdengar di hati!
Kubiar kakiku menangis, asal hati kita tertawa!

ternyata….

Filed under: tentang hidup

Suatu hari aku bertanya pada Abeng temanku!
Siap orang yank jadi panutan kamu hingga sekarang kau jadi pengusaha sukses?
Sambil menelan mkananx dia berkata,
"aku..Sangat-sangat brterima kasih kepada Mardo… Karena dialah aku tak jadi pencopet..!"
mendengarnya aku bingung,
"Mardo? Siapa itu? Dan apa maksud kamu jadi pencopet?"
dia ter senyum kecil…
"ya…. Mardo, 15 tahun yang lalu, aku ini hanya seorang gembel…"
aku makin dibuat bingung…
"gembel? maksud kamu?"
dia menarik nafas…
"waktu itu aku mencopet dompet seorang bapak! Aku mengira tak ada yang tahu, tapi ternyata 2 orang satpam memergoki aku… Mereka memukulku tanpa ampun, tapi akhirnya bapak itu membelaku… Belum sampai di situ, 2 orang satpam itu ingin membawaku ke kantor polisi, tapi skali lagi aku di bela bapak itu!"
dia berhenti sejenak dan meneguk secangkir kopi…
"terus?" aku penasaran!
"udahlah bang.. Kasih dia kesempatan! Ngga usah diperpanjang lagi, mungkin dia hanya khilaf, lagian dompetnya sudah ditemukan ko!"
"begitu kata bapak itu.."
aku menunggu lanjutannya ketika sebatang cerutu dipasangnya!
"ya sudah pak… Terimakasih ya… Urusan copet ini biar aku yang tangani"
"gitu kata bapak itu.. Selagi aku dimaki oleh 2 satpam tadi, justru bapak itu memberi nasehat buatku! Aku di ajak makan, diberi nasehat, dan setelah akan berpisah dia memberiku uang 50ribu, yang sampai sekarang ini uang itulah yank kujadikan modal dari bisnisku! Sejak saat itu aku mulai sadar, aku menangis, dan timbul tekadku untuk berusaha di jalan halal, dan alhamdulillah sejauh ini kau bisa liat…"
ceritanya begitu panjang, rautnya mulai sedih entah karena apa!
"oh..Jadi bapak itu namanya mardo ya?"
dia menggeleng…
"terus?"
"itulah masalahnya..Sampai saat ini aku belum sempat menanyai namanya, dan parahnya lagi aku belum bisa berterimakasih padanya, padahal aku sudah mencari kemana-mana!"
"terus Mardo yang kamu bilang tadi siapa?"
"itu hanya asal saja, karena aku belum tau nama bapak itu, maka aku namain saja Mardo"
"oh.. Gitu ya..!"
percakapan terhenti sejenak, Aku dan Abeng kembali pulang!
Di sebuah mol, tempat dimana Abeng kedapatan mencopet, Abeng sedang memilih-milih kemeja apa yang akan dibelinya! Secara tak sengaja suara 2orang satpam terdengar berbarengan dengan suara hentakkan kaki yank berlari, "copet…Copet..Jangan lari kau…" begitu teriakannya!
Abeng sempat terkejut! Jantungnya berdegup kencang! Dirabanya kantong belakang celananya,
"Astagfirullah.."
dia segera mengejar pencopet itu..!
Akhirnya dia sampai di kerumunan orang, ribut oleh jeritan sakit, dan makian satpam!
Abeng perlahan berjalan, menerobos kerumunan, ada seorang bapak yang sudah beruban sedang dipukuli 2orang satpam, bapak itu babak belur, hidung dan bibirnya berdarah!
"Astagfirullah hal’azim"
"cukup bang..Cukup.." dia menyuruh satpam berhenti memukul!
"pak..Ini Bapak y?"
pencopet itu hanya terdiam tak mengerti!
"bang.. Udah, dompet saya udah kembali, jadi urusan pencopet ini biar saya aja yang tangani! Terima kasih ya bang..!"
Abeng menopang sang bapak yang sudah tak berdaya itu berjalan disebuah tempat duduk!
Dia sibuk membersihkan darah yang ada d wajah bapak itu, sementara bapak beruban itu bingung!
"Bapak baek2 aja pak?" abeng bertanya!
"sudah dek..Bapak ngga apa2, ini mah udah biasa…!"
"baguslah kalo begitu, bapak namanya siapa?"
"Sam…Samson! Dek saya mencopet dompet adek, tapi ko justru saya diginiin?"
"bapak siy, bapak kenapa? Ko sampai mencopet siy pak? Apa bapak bankrut?"
si bapak bengong!
"bapak ingat nggak? 15thn yank lalu, di tempat ini! Bapak kecopetan! Dan waktu itu si anak yang nyopet justru dikasih makan dan dikasih uang ma bapak! Tidak cuma itu, bapak jg kasih nasehat yank baik buat dia"
si bapak matanya berputar!
"iya..Bapak ingat dek! Tp apa hubunganya?"
"anak yang nyopet itu aku pak, dan aku kayak gini juga karena kata-kata bapak"
si bapak tertawa… Haha…
"ko bapak tertawa? Ko sekarang jadi pencopet? Tau ga pak, klo dulu aku ngga ketemu bapak, aku bakal jadi pencopet mpe sekarang! Tapi alhamdulillah kata2 bapak memotivasi aku! Aku udah lama mencari bapak, aku ingin berterima kasih…" Abeng memeluk sang bapak!
si bapak membisu…
Si bapak beruban terduduk dengan malu yang besar!
"dek, bapak juga mau berterima kasih, sekaligus minta maaf kepada adek!"
"ngga pak, Aku yang harus berterima kasih!"
"bapak berterima kasih karena ternyata kata-kata bapak masih ada yang mendengar, dan bapak minta maaf karena sebenarnya yang kamu nyopet waktu itu bukan dompet bapak, dompet itu baru saja bapak nyopet dari orang laen!"

June 18, 2006

mizz…u

Hatiku terbalut dengan tirai buatan cintamu!
Ketika terbang terikat bersma senyummu!
Meski jauh, namun tetap yakin akan masa indahku!
Perlhan kutarik bayangmu, berbisik lembut di telingamu,
I luv u too!
12_08_05

satu langkah….

Filed under: tentang hidup

Menjelang
kugenggam,
enggan
merenggang!

Seluruh
peluh
penuh
di tubuh!

Getarkan
pengakuan
temukan,
satukan!

Bersama
selamanya,
trutama
yg tercinta!
01_09_05

janji…..

Filed under: semua tentang cinta

Percaya apapun yg tergapai
Ketika hrus menanti,
Ketika hrus sendiri,
ketika hrus sesaat berpisah dengan CINTA!
Seperti apa yg kau sebut sbgai jnji!
Tlah tiggl di dlm hati!
Pergi untuk Kembali!
Disni untuk mnanti!
24_08_05

sesal………..

Filed under: tentang hidup

Bila waktu jelas tak beranjak lagi, disitu jelaslah kmgknan yg bersergam putih hendak terpakai! Perjlnan mendsahkn hnya sbuah cerita, yg kni & nnti mnjdi pengglan tngis di setiap sesal! Whai kau yg stiapx kusebut aku, stiapx kupnggìl htiku, stiapx ku adakn sbgai driku! Dmnkah akn brsntuhan lgi, bla syahdu bsikkan tk lgi d dlm sbuah rangkai? Brulah akn mnydrkn siappùn tk trkcuali yg tk mngingnkan, kau,dia,mereka, smuax tk dpat mnahan utk bsa mraih lgi, tpi smua tlah trkunci, tnpa tahu d mna ltak pntu yg dtuju, hnya kulit dan isi, tnpa ada rasa yg dcari! Sudah spkat kni trhambat, atau yg lbih dkenal terlambat! Kembli tk bsa untk d ulng, kculi yg mnghdirknku sblumx brmurah! Kni Tggal brhrap, waktu akn mnrikku dr titik yg dlam, smbil brhrap msih akan hidup trsambung lagi! #17-juli-2005#

June 17, 2006

Seandainya bukan seandainya…..

Filed under: tentang hidup

Sudah sekitar 4 tahun aku dan dia menjalin hubungan, serius dan penuh komitmen!
Apapun selalu terhindarkan, bila suatu masalah hadir, sama2 selalu mempertahankan!
Yang paling aku banggakan adalah jarak yang jauh antara aku dan dia! Tapi hubungan tetap terus terjalin dengan baik, komunikasi selalu aman, dan kita makin serius!
Ada satu harapan yang menjadi keinginan dia, sekarang ini dia merasa dirinya berubah, dahulunya dia periang, ceplas ceplos dan selalu seperti ngga ada beban! Tapi sudah 3 tahun terakhir ini dia menjadi orang yang sebaliknya, mungkin karena pertemuan aku dan dia terbilang lebih sedikit. Bukan karna bosan, tapi lebih karena dia butuh aku di sampingnya, dia butuh aku bersamanya ketika dia sedih ataupun bahagia, dia butuh aku sepenuhnya! Dia berubah, itu yang dia rasakan. Dia menyesali apa yg terjadi! Dia berharap agar semua tak seperti saat ini! Dia bahagia memiliki aku, tapi terbeban karena Aku jauh darinya! Dan selalu mengeluh karenanya! Pada Tuhan, dan pada dirinya sendiri!
Suatu hari dia memohon untuk kembali lagi ke masa lalu dan mencoba untuk merubah apa yg terjadi!

Waktu tiba2 berputar, smua kembali ke masa lalu, tak ada yang tahu, tak ada yang menyadari kecuali dia!
Waktu kembali pada saat aku sedang berusaha mendapatkan cintanya, tapi apa yang terjadi? cerita berubah…..
Dia mempertimbangkan kembali untuk menerima cintaku, dia takut untuk menjalani cerita denganku!
Dia berpikir, meskipun aku lelaki terbaik yang pernah dia miliki, tapi dia tak akan sanggup menjalani cinta jarak jauh seperti aku dan dia jalani di "kehidupan lain"! Dia tak ingin hidupnya berubah hanya karna cinta jarak jauh!

Aku menerima keputusan, cintaku tak tersambut.

Di dunia yang baru ini dia menjalin hubungan dengan orang yang ada di dekatnya, setiap hari bisa menemaninya.

1 tahun berjalan, dia mulai merasakan keganjilan dalam hatinya. Ada sesuatu yang hilang darinya, hatinya kembali mengambang. Apa yang dia dapat dariku, tak dapa dia gantikan. Berbeda! Sangat berbeda, tak bisa dia temukan sosok diriku pada yang lain! Tenyata selama ini aku masih membekas didalam hatinya, hidupnya terusik, sedangkan aku, aku tak mengetahui apa-apa.

1thn berjalan, 2thn berjalan, aku tak pernah mendengar kabarnya lagi, terakhir kudengar dia sudah akan selesai kuliah!

Pagi itu aku bangun lebih awal,
ada 1 pesan baru d inbox, aku tak sedikit terkejut membacanya, itu pesan dari dia, katanya dia sudah balik lagi k manado, kota dimana aku tingga! Dan dia ingin bertemu denganku! Aku tak tahu apa maksudnya.

Aku dan dia akhirnya bertemu, semua bisu, hampir 30menit diam!

Tiba2 seorang wanita datang menyapaku, dan akupun memecahkan keheningan saat itu,
"kebetulan hunny kau sudah datang, kenalkan ini pacarku," kataku padanya……..

Yang paling….

Filed under: semua tentang cinta

Aku tertidur dengan perasaan yang paling gelisah, sebelumnya coba kutepis pikiran-pikiran yang kuumpamakan sebagai segerombolan pembunuh bayaran yang ingin menusukkan pedangnya tepat dijantungku, dan menodongkan pistolnya tepat di kepalaku, mencoba mengancamku agar terlelap dan menemani mereka dalam kesengsaraan sejenak. Namun aku tetap pada hatiku, ingin mengartikan kehadiranku yang hanya tinggal hitungan jam. Kutarik badcover yang menutupi seluruh badanku, ku duduk bersandar pada salah satu didinding kamar yang bebrwarna kuning keputihan, kutarik nafas beberapa kali sampai hatiku puas. Apa yang ada dipikiranku? Semua terbayang, memori yang terisi sejak aku pertama kali menginjakkan kakiku di kamar ini menahanku agar aku tetap diam dan tak beranjak. Aku masih tetap menahan waktuku tapi aku malah terkapar, ini malam terdingin selama aku di sini, dan aku dipaksa terlelap karenanya. Pagi itu dengan sendirinya terbangun ketika suara yang terindah yang pernah kudengar, berkali-kali memanggil namaku. Segera kutahu itu wanita yang paling penting dalam hidupku. Kutarik badanku, melangkah dengan pura-pura telah bangun sebelum mendengar suaranya. Perlahan kubuka pintu yang hampir tiap hari kulihat, senyuman, lesung pipinya jelas kulihat, dia tersenyum untukku. Senyuman termanis yang pernah kuterima selama aku bernafas. Kupersilahkan dia masuk, tapi dia hanya tersenyum dengan tangan memegang sepering nasi goreng buatannya. Dia meletakkan nasi goreng itu diatas lantai beralaskan karpet biru miliknya, kemudian dia berdiri kembali dan mengambil segelas air putih. Dia mempersilahkan aku untuk sarapan, sementara dia duduk dan memandangku makan, sesekali dia ikut mencicipi lewat suapanku sendiri. Aku lupa sesuatu, mungkin karena terhanyut dengan situasi yang paling romantis dalam cerita cintaku. Pukul tujuh tepat aku mandi sementara dia merapikan tempat tidurku sekaligus kamar yang sebetulnya adalah miliknya. Air yang yang paling dingin yang pernah kurasa, membuat aku menggigil, sehingga aku tak berlama-lama didalam kamar mandi. Selanjutnya aku ganti pakaian yang baru saja disetrika olehnya, aku kagum padanya, semua seperti telah terjadwal, sementara aku tak pernah menyangkanya. Aku selesai, dan sekarang gilirannya mandi. hari itu indah, hari yang paling inidah, hari yang paling berarti…. Tapi Hari itu aku lupa, aku dan dia berada di hari terakhir, hari itu aku harus berangkat, hari itu aku dan dia harus berpisah! Aku baru sadar akan keberadaan Masa liburanku yang hanya cukup sampai hari ini, hanya dalam hitungan jam maka dia akan mengantarku ke bandara! Setelah satu bulan aku bersamanya, suka, duka, smuanya sama2 berbagi, hari yg paling indah, namun hari ini………………………………. Hari ini, aku melihat air mata, Hari ini, hatiku menangis, Hari ini…, hatiku tercabik, ketika langkahku meninggalkan dia yang hanya terdiam tak bersuara, tak percaya hari ini telah tiba. Hari ini…hari di mana kita berdua sama2 menangis untuk kita berdua! Aku pamit, hatiku menjerit, tangannya melambai mengantarku tapi air matanya tak rela mengijinkan aku menghilang, dan aku dan dia terpaksa harus sejenak terpisah karena keadaan yang paling tak pernah kita inginkan! Aku menunggumu, kataku….. Tapi dia tak berkata, aku dapat jawaban dari tangisnya…… Tunggu aku, katanya…….

hati, nurani dan naluri….

Filed under: tentang hidup

Pada saat dimana kita harus berjalan di alur yang kita tak pernah tahu kapan dan dimana kita temukan ujungnya. Barunyalah kita bisa bertatap dengan kerahasian yang mungkin menjelaskan sesuatunya. Bukan siapa-siapa, tapi hanya diri kita yang bisa menjawab apa yang kita anggap sebagai pertanyaan. Dimanapun, kapanpun, hanya kita yang bisa menjadikan diri kita sebagai seseorang yang benar-benar berdiri pada diri sendiri. Tak pernah kita sadari apa yang kita punya sekarang ini adalah yang akan hilang nantinya. Sesungguhnya semakin banyak kita memiliki, maka semakin banyak kita kehilangan. Bahkan mungkin akan lebih banyak kehilangan daripada memiliki.

Coba untuk berjalan menjangkau apa yang kita lihat, itu tidak salah. Tapi bila benar-benar membuat satu lubang untuk tempat kita bersembunyi suatu saat nantinya adalah salah. Sesungguhnya itu bukanlah kesadaran diri kita, tapi justru peran optimisnya pendirian kita akan sangat menentukan besar kecilnya apa yang akan kita hadapi bukan dapati.

Ketika semua berbicara, pada siapapun jangan pernah katakan seluruhnya. Ada bagian yang harus tidak dibicarakan baik untuk saat itu, sekarang dan nanti. Semua menjadi kemungkinan bila apa yang tesembunyi itu membuka dirinya untuk diketahui oleh orang lain tanpa campur tangan dari pribadi kita. Atau ketika tak ada kekuatan bagi kita untuk menutup tempat persembunyian, sampai diri kita yang meminta sendiri. Catatan penting, bila dengan satu pertaruhan kepercayaan yang boleh dibilang telah menjadi sejati.

Melakukan apa yang seharusnya ter-lakukan. Tak berarti tanpa pertimbangan yang terdahulu dipertimbangkan. Benak juga perlu logika menjalankan apa yang disebut pemikiran lebih dulu, sejalan dengan apa yang disebut hati, seiring dengan apa yang disebut nurani, dan seimbang dengan naluri.

Demikianlah kiranya apa yang saya tulis sebagai kata-kata yang mungkin sedikit berguna (atau bahkan tak ada gunanya jika tak dipergunakan) untuk beberapa pertimbangan yang mungkin untuk dimungkinkan.

Salam untuk para pencinta kehidupan yang sedikit menyimpang dari kehidupan yang tidak normal. Lawan kehidupan yang selalu dijauhkan dari kehidupan sesungguhnya. Hanya satu untuk semua yang akan terjadi, diri sendiri. Bravo “Be your self”.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer